5 Cara Mengajarkan Anak Meminta Maaf Yang Bisa Anda Terapkan Di Rumah

by -7 views

Mampu meminta maaf adalah salah satu hal yang perlu dimengerti oleh semua orang. Tentunya semua orang pernah berbuat salah baik disengaja atau tidak. Dengan mengakui kesalahan, seseorang bisa menghindari permasalahan baru. Pemikiran seperti ini perlu ditanamkan sejak kecil. Karena itulah mengajarkan anak meminta maaf dirasa sangat penting. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk mengajari si buah hati.

Inilah Beberapa Hal Yang Perlu Dilakukan Agar Anak Mau Belajar Meminta Maaf

1. Berikan Contoh Dan Keteladanan Nyata

Sebagai orang tua, Anda adalah contoh bagi si buah hati. Apapun yang orang tua lakukan akan dilihat, diperhatikan, dan ditiru oleh anak. Mereka adalah peniru ulung. Jika Anda bisa tunjukkan contoh yang baik dan keteladanan yang nyata, senantiasa mereka akan ikuti hal tersebut. Saat Anda sebagai orang tua melakukan kesalahan, maka jangan sungkan untuk minta maaf. Tunjukkan jika apa yang Anda lakukan benar, akui kesalahan, dan buat anak Anda untuk melakukan hal yang sama.  

2. Jangan Paksa Namun Beri Rasa Aman Pada Anak

Mengajarkan anak meminta maaf tidak bisa dengan paksaan. Beri rasa aman akan apa yang mereka lakukan. Memaksa atau memarahi akan buat si buah hati merasa ragu, takut, dan menghindari dari apa yang Anda minta. Rasa takut ini akan semakin menguat saat mereka merasa tersudut dan terpaksa untuk mengakui kesalahan. Jadi, dukung dan beri rasa aman pada si buah hati untuk meminta maaf. Jika perlu pertimbangkan untuk beri hadiah setelah mau akui kesalahan.

3. Kenalkan Mereka Dengan Akibat Dan Cara Memperbaiki Kesalahan

Setiap kelakuan punya konsekuensi yang setimpal. Tidak mengakui kesalahan karena malu atau tidak ingin bisa berakibat masalah baru. Hal ini perlu diketahui setiap anak. Kenalkan akan akibat dari setiap kesalahan yang dilakukan. Contohnya berbohong atau taruh mainan sembarangan. Jelaskan kalau mainan itu bisa menyakiti orang untuk mengajarkan anak meminta maaf. Minta si buah hati untuk minta maaf dan ajak dia untuk bersihkan mainan tersebut secara perlahan. 

4. Ajarkan Keberanian Kepada Anak Untuk Meminta Maaf Dan Memaafkan 

Tidak sedikit anak yang malu atau takut untuk minta maaf. Di sinilah peran orang tua akan sangat dibutuhkan. Seorang anak butuh keberanian untuk minta maaf dan orang tua bisa bantu untuk beri keberanian. Temani mereka, bantu untuk berbicara, dan beri dorongan agar berani. Sembari bantu mereka, orang tua bisa terus jelaskan pentingnya kejujuran dan keberanian untuk timbulkan rasa percaya diri. Jadi, suatu saat nanti anak bisa berani minta maaf sendiri. 

5. Ajari Untuk Mengatakan Hal Dengan Jujur

Yang terakhir dan terpenting saat akan mengajarkan anak meminta maaf adalah buat mereka tahu akan kejujuran. Untuk jujur perlu kesesuaian perkataan, perbuatan, dan hati, sikap apa adanya, tidak berbohong, atau menutupi. Sikap ini akan mudah dilatih sejak kecil. Ajarkan bagaimana mengatakan hal dengan jujur setiap melakukan hal apapun, baik itu benar atau salah. Beri reward karena kejujuran dan hindari menghukum sebisa mungkin. 

Secara garis besar, meminta maaf adalah hal yang sangat penting untuk dipahami oleh semua orang. Baik masih kecil atau dewasa. Rasa gengsi, malu, bahkan tidak jujur saat sudah besar bisa dihindari dengan menanamkan sikap ini sejak kecil. Dengan begitu anak akan terbiasa untuk berkata jujur, meminta maaf jika bersalah, berani berkata apa adanya, mengerti konsekuensi, dan juga bisa menerima permintaan maaf dari orang lain.